Tugas Dari Presentasi Kelompok 2 (Kelompok saya sendiri) Mengenai Ejaan Yang Disempurnakan
TUGAS
1. Jelaskan pengertian dan Fungsi dari ejaan bahasa
Indonesia!
2. Sebutkan komponen komponen ejaan dalam bahasa
indonesia!
3. Jelaskan ejaan ejaan yang pernah berlaku di indonesia!
4. Berapa macam cara yang dapat dilakukan untuk
pemenggalan kata pada kata dasar? Sebutkan dan beri
contoh!
5. Pada hari itu dia pergi ke pantai. baju yang dia pakai
terlihat sangat cantik. Angin sepoi sepoi membuat
rambutnya berkibas. Saudara saudaranya sangat pandai
mendadaninya. Kata seorang penjaga pantai, amboi
malaikat dari manakah ini.
Sebutkan ada berapakah huruf diftong yang terdapat pada
paragraf diatas?
JAWABAN
1. Ejaan adalah penggambaran bunyi bahasa (kata,
kalimat, dan lain sebagainya) dalam tulisan (huruf-huruf)
serta penggunaan tanda baca.
Fungsi dari ejaan yaitu :
- Landasan pembakuan tata bahasa
- Penggunaan ejaan dalam penulisan bahasa akan membuat tata bahasa yang digunakan semakin baku.
- Landasan pembakuan kosa kata serta istilah
- Tidak hanya membuat tata bahasa semakin baku, ejaan juga membuat pemilihan kosa kata dan istilah menjadil ebih baku.
- Penyaring masuknya unsur bahasa lain ke bahasa Indonesia
- Ejaan juga memiliki fungsi penting sebagai penyaring bahasa lain ke bahasa Indonesia. Sehingga dalam penulisannya tidak akan menghilangkan makna aslinya.
- Membantu pemahaman pembaca dalam mencerna informasi.
- Penggunaan ejaan akan membuat penulisan bahasa lebih teratur. Hal ini membuat pembaca semakin mudah dalam memahami informasi yang disampaikan secara tertulis.
2. Komponen komponen dalam ejaan bahasa indonesia
meliputi :
- Pemakaian Huruf
- Penulisan kata
- Pemakaian Tanda baca
- Penulisan unsur serapan
3. 1) Ejaan van Ophuijsen (1901)
Ejaan bahasa Melayu dengan huruf latin. Van Ophuijsen
merancang ejaan ini dibantu oleh Engku Namawi dan Engku Ibrahim. Hal-hal yang menonjol dalam ejaan berupa
(1) huruf j untuk menuliskan kata-kata: jang, pajah, sajang dan
(2) huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe, itoe, oemoer.
2) Ejaan Soewandi
Pada tanggal 19 Maret 1947 ejaan Soewandi diresmikan dan diberi julukan ejaan Republik.
Hal-hal yang menonjol dalam ejaan ini adalah
(1) huruf oe diganti u, seperti pada kata: guru, itu, umur
(2) kata ulang boleh ditulis dengan angka-2, seperti: anak2, berjalan2, kebarat2an.
3)Ejaan Melindo
Pada akhir tahun 1959 sidang pemutusan Indonesia dan Melayu (Slametmulyana-Syeh Nasir bin Ismail,Ketua) menghasilkan konsep ejaan ini. Perkembangan politik selamatahun-tahun berikutnya antara Indonesia dengan Malaysia mengurungkan peresmian ejaan ini.
4).Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan(EYD)
Pada tanggal 16 Agustus 1972 PresidenRI meresmikan pemakaian Ejaan Bahasa Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden No. 57 tahun 1972.
5. Ada 7 yaitu pantai, pakai, sepoi, pandai, saudara, amboi dan malaikat.